Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap dengan Safety Behavior pada Pekerja Workshop PT. Trasindo Murni Perkasa Kalimantan Timur
Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Perilaku aman merupakan suatu hal yang kompleks. Ranah perilaku terdiri atas kognitif, afektif, dan psikomotor atau dalam bentuk yang lebih operasional dapat diukur dengan pengetahuan dan sikap. Hasil pengukuran pengetahuan dan ini dapat dijadikan sebuah acuan untuk pengambilan keputusan perusahaan dalam melakukan suatu manajemen K3 yang lebih baik agar safety behavior pekerja menjadi meningkat. Dengan berbagai risiko yang mengancam pekerja maka di perlukan perilaku keselamatan (safety behavior) dari para karyawan untuk dapat mengurangi terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan safety behavior pada pekerja workshop PT. Trasindo Murni Perkasa Kalimantan Timur. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional. Penelitian dilakukan di PT. Trasindo Murni Perkasa Kalimantan Timur. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah Purposive Sampling. Jumlah populasi 121 dan sampel sebanyak 60 pekerja workshop. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square. Hasil: Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan secara statistik antara pengetahuan (p-value=0,000<a=0,05; PR=12,500; CI 95%=3,308-47,231) dan sikap (p-value=0,003<a=0,05; PR=5,403; CI 95%=1,738-16,791) dengan safety behavior pada pekerja workshop PT. Trasindo Murni Perkasa Kalimantan Timur. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan safety behavior pada pekerja workshop PT. Trasindo Murni Perksa Kalimantan Timur.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
License and Copyright Terms
Authors retain copyright in work published by Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat (JLKM) and grant PT. Lentera Kesehatan Indonesia the right of first publication.
New articles are published as open access under the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0). Under this license, anyone may share and adapt the work for non-commercial purposes provided that:
• appropriate credit is given to the author(s) and JLKM;
• a link to the license is provided; and
• any changes are clearly indicated.
The license displayed on each article landing page and published PDF governs that version of record. These terms do not retroactively change the license of previously published content.
Authors remain responsible for originality, accuracy, permissions, research ethics, and compliance with applicable law. JLKM may issue corrections, retractions, or other notices in accordance with its publication-ethics policy when the integrity of the scholarly record requires it.
License: https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
How to Cite
References
Adhiwijaya, S. S. A. (2017). Hubungan perilaku dengan resiko kecelakaan kerja pada perawat di ruang rawat inap RSUD Labuang Baji Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 5(4), 500–506.
Aswar, E., Asfian, P., & Fachlevy, A. F. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bengkel Mobil Kota Kendari Tahun 2016. Haluoleo University.
Azwar, S. (2014). Sikap Manusia, Teori & Pengukurannya.[Edisi II]. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dewi, M., & Wawan, A. (2011). Teori Dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.
Hadipoetro, S. (2014). Manajemen Komprehensif Keselamatan Kerja Jakarta: Yayasan Putra Tarbiyyah Nusantara. Yayasan Putra Tarbiyyah Nusantara.
Hidayat, D. (2019). Hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku penerapan program 5R pada pekerja proyek long span LRT Cawang Tahun 2019. Universitas Binawan.
Juandri, R. R. (2019). Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Tenaga Kerja Tentang Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Hutahaean Kecamatan Laguboti Tahun 2018.
Kalalo, S. Y. (2016). Hubungan Antara pengetahuan dan sikap tentang K3 dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan di desa belang kecamatan belang kabupaten minahasa tenggara. PHARMACON, 5(1).
Ketenagakerjaan, I. L. O. T., & di Indonesia, S. (2013). Memperkuat PeranPekerja Layak dalam Kesetaraan Pertumbuhan. Jakarta: Kantor ILO Untuk Indonesia.
Kholis, M. N., & Anis, M. (2020). Hubungan Antara Perilaku K3 Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Di Koperasi Batur Jaya. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
KM, I. S. (2020). Etika dan Perilaku Kesehatan. Absolute Media.
Mandrioli, D., Schlünssen, V., Adam, B., Cohen, R. A., Colosio, C., Chen, W., Fischer, A., Godderis, L., Goeen, T., & Ivanov, I. D. (2018). WHO/ILO work-related burden of disease and injury: protocol for systematic reviews of occupational exposure to dusts and/or fibres and of the effect of occupational exposure to dusts and/or fibres on pneumoconiosis. Environment International, 119, 174–185.
Mullins, L. J., & McLean, J. E. (2019). Organisational behaviour in the workplace. Pearson Harlow.
Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi penelitian kesehatan.
Rahayu, E. P. (2015). Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Karyawan dengan Penerapan Manajemen Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jurnal Kesehatan Komunitas, 2(6), 289–293.
Shihab, A. N. (2018). Hadirnya Negara Di Tengah Rakyatnya Pasca Lahirnya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (The Presence Of The State Among People After The Declaration Of Law Number 24 Year 2011 Concerning Social Security Administering Agency). Jurnal Legislasi Indonesia, 9(2), 175–190.
Soekidjo, N. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 131–132.
Sugeng, B., Jusuf, R. M. S., & Pusparini, A. (2003). Bunga Rampai Hiperkes dan Keselamatan Kerja. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.